Hilir mudik, mondar-mandir, semua bergerak berusaha mengejar roda putaran waktu yang bergulir dengan sangat cepat, pepatah bahwa waktu adalah uang, waktu adalah seperti pisau yang memiliki 2 mata yang tajam dan tumpul, waktu adalah senjata yang harus pintar-pintar di gunakan dsb-dsb, rupanya benar-benar mereka hayati dengan sangat baik, memang siapapun yang tidak mampu mengimbangi cepatnya putaran sang waktu akan tertinggal, tergilas, amblas lenyap di telan masa dan zaman. Tapi apakah sebenarnya hakikat dari semua ini, mengejar sang waktu, mengimbangi sang waktu, menguasai waktu, memanfaatkan waktu, dsb-dsb, untuk apa?.
“Sekian dulu pak, interview kita hari ini, untuk hasilnya bapak akan kami hubungi lagi seminggu kemudian”, kalimat itu masih terngiang di telinga Sukri, sambil duduk di tembok pembatas taman di pinggir trotoar, dia masih termenung, termangu, terpaku dsb-dsb, dia ingat dengan pasti kalimat yang barusan keluar dari mulut sang Hrd perusahaan tadi, itu adalah yang ke 10 atau mungkin malah lebih dia mendengar kalimat itu, tapi anehnya setelah seminggu menunggu, tak ada satupun dari perusahaan yang dia lamar menghubunginya lagi, tidak jelas maksud kalimat itu, apakah dia memang tidak di butuhkan, kenapa harus memberi harapan, apakah itu model baru dari pengusiran secara halus atau kode etik da
... baca selengkapnya di Takdir Sukri - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Friday, November 21, 2014
Takdir Sukri
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Followers
Blog Archive
-
▼
2014
(208)
-
▼
November
(29)
- Menjadi Pribadi Champion
- Di Hatiku Ada Namamu
- Matahari pun Tak Bosan
- Mental Block ? Oh? Mental Block
- Berkat Lori Aku Bisa Sekolah Lagi
- Maafkan Diriku
- Tembang Kematian
- Perang dengan Kemiskinan Mental
- Kenapa Menulis?
- Takdir Sukri
- Shi Shang Zhi You Mama Hao ?世上只有妈妈好?
- Wiro Sableng #134 : Nyawa Kedua
- Sahabat Yang Pertama
- Wiro Sableng #171 : Malam Jahanam Di Mataram
- Sakit Gigi dan Sakit Hati
- Today Is A Big Day!
- Life Is Wonderful – “Berani Menyuarakan Kebenaran”
- Abdiku Untukmu Keluarga Kecilku
- CARA BAHAGIA
- Wiro Sableng #146 : Azab Sang Murid
- My Freaks Holiday
- Manajer SDM yang Efektif
- Demi Idola Tercinta
- Hidup Begitu Berharga
- Dia.. Bintangku
- Salah Definisi
- Bidadari Kecil, Saghirah
- ANAK ANJING
- Hypnotic Dream Restructuring
-
▼
November
(29)
About Me
- Elisa Jani Hutagalung
- Born on January 1st, 1963 in Sibolga North Sumatera Indonesia. Married (Martha Lusiana Manalu/Wife and Lidya Romasi Hutagalung/Daughter) Member of PPM HAKI (ID no. 94007) PII (ID no. 0904-15-017767)
No comments:
Post a Comment